proforma invoice Archives - RDN Consulting


Category filter:AllAkuntansiBlogEkonomiEventHukumInfografikKesehatanKesehatanKeuanganKeuanganKonsultan PajakLaporan KeuanganManajemenPajakPajakTax ConsultationUncategorized
No more posts
May 13, 2022
WhatsApp-Image-2022-05-08-at-9.45.38-AM.jpeg

Ketika membeli barang khususnya yang dikenai pajak, biasanya kita akan mendapatkan faktur/invoice sebagai dokumen tagihan yang memuat nominal yang harus dibayarkan. Selain itu, ada juga penjual yang menerbitkan proforma invoice/faktur proforma terlebih dahulu sebelum menerbitkan invoice/faktur. Lantas, apa itu proforma invoice? Dan apa bedanya dengan invoice?

Pengertian Proforma Invoice

Proforma invoice adalah invoice sementara yang diterbitkan oleh penjual sebelum barang/jasa dikirimkan ke pembeli. Dokumen ini digunakan untuk mengonfirmasi bahwa kedua belah pihak, yakni penjual dan pembeli sudah saling setuju atas detail barang yang akan dikirimkan dan biaya yang harus dibayarkan.

Dengan adanya faktur sementara ini, pembeli bisa memastikan daftar barang apa saja yang akan dikirim dan detail biaya yang harus dibayarkan seperti harga barang, pajak, ongkos pengiriman, dan informasi penting lainnya. Hal ini dilakukan untuk menghindari perselisihan nantinya karena semuanya sudah tertera dengan jelas dan tidak ada yang tersembunyi.

Karena faktur proforma adalah faktur sementara, maka penjual harus menerbitkan faktur/invoice yang sebenarnya ketika pengiriman barang sudah dilakukan. Faktur proforma bukanlah faktur yang sebenarnya karena penjual tidak mencatatnya sebagai piutang ,dan pembeli tidak mencatatnya sebagai utang.

Faktur proforma tidak mengikat secara hukum dan harga pada penjualan akhir masih bisa berubah. Meskipun begitu, dokumen ini dibuat untuk memperkirakan estimasi biaya serta untuk mencegah pengeksposan biaya yang tidak terduga kepada pembeli setelah transaksi selesai dilakukan. ‎

Dalam beberapa kasus, contoh proforma invoice‎‎ dapat ditemukan pada jual beli yang membutuhkan uang muka agar proses produksi bisa dimulai.

Baca Juga: Mengenal Pengertian, Jenis, Fungsi & Contoh Invoice

 

Perbedaan Proforma invoice dan Invoice

Berikut adalah beberapa perbedaan antara faktur proforma dan faktur yang perlu Anda ketahui.

  1. ‎Faktur Proforma adalah faktur sementara yang dikirim sebelum faktur/tagihan yang sebenarnya dibuat serta memuat rincian barang/jasa yang belum dikirim‎ dan estimasi biayanya. Adapun faktur adakah dokumen tagihan yang mengonfirmasi bahwa penjualan terjadi dan meminta pembeli untuk melakukan pembayaran.
  2. Faktur proforma diterbitkan sebelum barang/jasa dikirimkan, sedangkan faktur diterbitkan sebelum pembayaran dilakukan.
  3. Faktur proforma dibuat untuk membantu pembeli mengetahui bahwa rincian barang dan biaya sudah sesuai dengan apa yang diharapkan. Sedangkan faktur dibuat untuk meminta pembeli  agar melakukan pembayaran sesuai tempo.
  4. Faktur harus menyertakan logo, informasi kontak, alamat penagihan, informasi pesanan,serta syarat dan ketentuan. Sedangkan faktur proforma harus menyertakan informasi yang sama dengan faktur tetapi harus diberikan label proforma dengan jelas.
  5. Faktur proforma ‎dibuat sekadar untuk memberikan gambaran umum tentang jumlah yang akan jatuh tempo dan kapan harus dibayar. Sedangkan faktur dibuat untuk penagihan yang sebenarnya dan dicatat sebagai hutang piutang. 
  6. Pada faktur proforma, informasi mengenai biaya yang harus dibayarkan masih bisa berubah. Sedangkan pada faktur, total biaya yang tercantum tidak lagi bisa berubah.

Demikianlah penjelasan mengenai apa itu proforma invoice dan perbedaannya dengan invoice.


Send this to a friend