Crowdfunding Archives - RDN Consulting


Category filter:AllAkuntansiBlogEkonomiEventHukumInfografikKesehatanKesehatanKeuanganKeuanganKonsultan PajakLaporan KeuanganManajemenPajakPajakTax ConsultationUncategorized
No more posts
September 14, 2022
WhatsApp-Image-2022-09-11-at-3.46.50-PM.jpeg

Crowdfunding adalah salah satu cara yang bisa kamu lakukan untuk mendapatkan dana atau modal secara kolektif. Kamu bisa menggunakannya untuk membangun bisnis maupun mengembangkannya. Biasanya, dana yang diperoleh didapat dari kolega, investor, maupun pelanggan.

Crowdfunding sendiri memiliki beberapa metode. Namun untuk kali ini kita akan membahas dua di antaranya, yaitu Equity Crowdfunding dan Securities Crowdfunding. Berikut penjelasan masing-masing.

Apa itu Equity Crowdfunding?

Equity Crowdfunding (EC) merupakan metode pendanaan khusus bisnis mikro seperti startup dan usaha mikro kecil menengah (UMKM). Jika secara umum metode crowdfunding ialah dengan mengadakan penggalangan dana oleh sejumlah orang, EC ialah metode yang digunakan untuk mendorong masyarakat secara luas untuk memberikan dana yang nantinya masyarakat itu memiliki sejumlah saham.

Bagaimana Cara Kerja Equity Crowdfunding?

Ada 3 komponen yang harus ada pada metode EC, di antaranya ialah pemilik bisnis, platform online sebagai media yang digunakan penerbit dalam menawarkan proposal, dan investor. Berikut cara kerja EC yang perlu kamu ketahui;

  1. Membuat proposal. Proposal usaha yang sudah dibuat nantinya akan diserahkan atau dikirimkan ke platform yang memiliki layanan permodalan. Biasanya pihak platform akan memberikan informasi terkait standar proposal yang harus dimiliki.
  2. Pihak platform akan akan melakukan listing saham dengan mencatat dan mempromosikan bisnis yang ingin dipasarkan. Hal ini diharapkan bisa menarik perhatian para investor.
  3. Jika ada investor yang tertarik, kemungkinan mereka akan membeli sejumlah saham melalui platform tersebut.

Apa itu Securities Crowdfunding?

Sama seperti EC, Securuties Crowdfunding (SC) merupakan metode penggalangan dana yang dilakukan secara online untuk memberikan modal kepada UMKM. Meski terlihat sama, namun keduanya memiliki perbedaan.

EC bertujuan untuk memberikan modal kepada usaha mikro seperti UMKM dan startup untuk mencapai ekspansi yang lebih besar pada bisnis. Sedangkan SC jangkauannya bisa lebih luas dan memberikan penawaran lebih kepada investor. Selain itu, SC bisa menawarkan fasilitas pendanaan modal tidak hanya kepada perseroan terbatas (PT), tetapi juga bisa kepada CV maupun firma. Sedangkan EC hanya fokus kepafa perusahaan PT.

Baca Juga: Mengenal Funding Startup dan Cara Kerjanya

Kelebihan Metode EC dan SC Beserta Kekurangannya

Setiap metode tentu memiliki kelebihan dan kekurangan. Berikut kelebihan EC dan SC beserta kekurangannya.

1. Kelebihan dan kekurangan EC

Untuk skema EC tentu kamu akan mendapatkan banyak keuntungan di samping proses pendanaan yang cukup mudah, metode ini memiliki resiko yang cukup rendah karena pihak terkait dan platform yang digunakan harus terpercaya dan terdaftar dalam OJK. 

Meski begitu, EC memiliki kekurangan di mana ide dan gagasan yang kamu ajukan sangat mudah untuk ditiru. Hal ini dikarenakan informasi mengenai bisnismu dipaparkan secara terbuka. Ada baiknya jika kamu mendaftarkan bisnis ke HAKI.

2. Kelebihan dan Kekurangan SC

Kelebihan dari skema SC ialah tidak adanya agunan agar mendapatkan dana. Selain itu, akses untuk mengunjungi platform secara online juga cukup mudah diakses. Kekurangannya, pembukuan secara SC cukup rumit.

Itulah beberapa pembahasan mengenai crowdfunding, Equity Crowdfunding, dan Securities Crowdfunding. Semoga bermanfaat!