Memahami Akuntansi Dasar bagi Pemula dengan Mudah - Rusdiono Consulting

July 29, 2020by admin1
2194-1280x853.jpg

Akuntansi adalah cara perusahaan mengelola posisi keuangan perusahaan dengan benar. Dikarenakan kompleksitas yang melekat dalam akuntansi, sebagian besar perusahaan akan mempekerjakan seorang akuntan dalam melakukan akuntansi perusahaan. Namun, ada baiknya sebagai pemilik usaha juga memahami dasar konsep akuntansi agar mengetahui kinerja operasional maupun keuangan setiap periode.

Dasar-Dasar Akuntansi Bisnis

Akuntansi adalah proses pencatatan, analisis, dan interpretasi informasi keuangan bisnis Anda secara sistematis. Pemilik bisnis menggunakan akuntansi untuk mengelola operasional keuangan, memenuhi kewajiban hukum, dan membuat keputusan bisnis yang lebih kuat.

Terlepas dari siapa yang mengelola akuntansi bisnis, Anda harus dapat membaca dan menyiapkan dokumen-dokumen dasar ini, sehingga akan memahami kinerja bisnis dan kesehatan keuangan – sebagai hasilnya, Anda akan memiliki kendali yang lebih besar terhadap perusahaan dan keputusan bisnis.

Berikut dokumen dan perhitungan yang disarankan untuk dipahami, bahkan jika Anda bekerja dengan profesional, agen konsultasi, atau telah menyewa akuntan publik bersertifikat.

  • Laporan Laba Rugi 

Laporan yang menunjukkan profitabilitas perusahaan dan memberitahu Anda berapa banyak uang yang dihasilkan atau hilang bisnis dalam suatu periode. 

Dengan kata lain, laporan yang merupakan potret pendapatan dan pengeluaran bisnis selama periode waktu tertentu (seperti triwulanan, bulanan, atau tahunan).

  • Neraca

Neraca adalah kondisi keuangan bisnis pada satu titik tertentu. Neraca juga akan menunjukkan laba ditahan bisnis, yang merupakan jumlah laba yang telah diinvestasikan kembali dalam bisnis (daripada didistribusikan kepada pemegang saham).

  • Laporan Arus Kas

Laporan yang menganalisis operasional, pembiayaan, dan kegiatan investasi bisnis untuk menunjukkan bagaimana dan di mana bisnis sedang menerima dan menghabiskan uang.

  • Rekonsiliasi Bank

Sebuah rekonsiliasi bank mencocokkan pengeluaran kas dengan laporan bank bisnis secara keseluruhan dan membantu menjaga catatan bisnis Anda konsisten. Dengan kata lain, proses rekonsiliasi saldo pembukuan bisnis ke saldo di rekening bank.

Baca juga: Konsultan Pajak dan Akuntansi Rusdiono Consulting: Membantu Anda untuk Tumbuh

Istilah Akuntansi Bisnis yang Wajib Diketahui

13 istilah yang membangun pengetahuan Anda tentang akuntansi bisnis. 

  • Utang & Piutang Usaha

Piutang usaha adalah uang yang harus dibayar orang untuk barang dan jasa. Piutang dianggap sebagai aset di neraca Anda. Sementara utang adalah uang yang harus dibayar kepada orang lain dan dianggap sebagai kewajiban di neraca Anda.

  • Akrual

Akrual adalah kredit dan utang yang telah dicatat tetapi belum terpenuhi. Hal Ini bisa berupa penjualan yang diselesaikan tetapi pembayaran belum dilunasi atau pengeluaran bisnis yang belum dibayar.

  • Aset

Aset adalah segala yang dimiliki perusahaan – berwujud dan tidak berwujud. Aset Anda dapat mencakup uang tunai, peralatan, properti, hak cipta, hak paten, dan merek dagang.

  • Burn Rate

Burn rate adalah seberapa cepat bisnis menghabiskan uang. Burn rate sebagai komponen penting ketika menghitung dan mengelola arus kas Anda. Dalam menghitung laju burn rate dalam bisnis, cukup pilih periode waktu (seperti seperempat atau satu tahun). Kurangi jumlah uang tunai di akhir periode dengan uang tunai di awal periode, lalu bagi angka tersebut dengan jumlah bulan dalam periode yang telah ditentukan.

  • Modal

Modal mengacu pada uang yang harus diinvestasikan atau dihabiskan untuk mengembangkan bisnis. Biasa juga disebut sebagai “modal bisnis,” modal mengacu pada dana yang dapat diakses (yaitu uang di bank) dan tidak termasuk aset atau kewajiban.

  • Harga Pokok Penjualan

Harga pokok penjualan (COGS) atau biaya penjualan (COS) adalah biaya untuk memproduksi produk Anda atau memberikan layanan kepada konsumen.

COGS atau COS adalah pengeluaran pertama yang akan dilihat pada laporan laba rugi (P&L) dan merupakan komponen penting ketika menghitung margin kotor bisnis Anda. Mengurangi COGS Anda dapat membantu Anda meningkatkan laba tanpa meningkatkan penjualan.

  • Depresiasi

Depresiasi mengacu pada penurunan nilai aset bisnis dari waktu ke waktu. Aset yang lebih besar memengaruhi kemampuan bisnis Anda untuk menghasilkan uang, sehingga hal ini mempengaruhi urusan pajak bagi bisnis. 

  • Ekuitas

Ekuitas mengacu pada jumlah uang yang diinvestasikan dalam bisnis oleh pemiliknya. Atau biasa juga  dikenal sebagai “ekuitas pemilik” dan dapat mencakup hal-hal yang bernilai non moneter seperti waktu, energi, dan sumber daya lainnya.

Ekuitas juga dapat didefinisikan sebagai perbedaan antara aset bisnis Anda (apa yang Anda miliki) dan liabilitas (apa yang berutang).Bisnis dengan ekuitas yang sehat (positif) menarik bagi calon investor, pemberi pinjaman, dan pembeli. 

  • Pengeluaran

Pengeluaran mencakup setiap pembelian yang dilakukan atau uang yang dibelanjakan dalam upaya untuk menghasilkan pendapatan. Pengeluaran juga disebut sebagai “biaya.”.

Ada empat jenis biaya utama, yaitu:

  • Biaya tetap adalah biaya yang konsisten, seperti sewa atau gaji. Pengeluaran ini biasanya tidak dipengaruhi oleh penjualan perusahaan atau tren pasar.
  • Biaya variabel berfluktuasi dengan kinerja dan produksi perusahaan, seperti utilitas dan bahan baku.
  • Biaya masih harus dibayar adalah biaya tunggal yang telah dicatat atau dilaporkan tetapi belum dibayar. (Hal ini akan jatuh dalam utang dagang, seperti yang dibahas sebelumnya.)
  • Biaya operasional diperlukan bagi perusahaan untuk melakukan bisnis dan menghasilkan pendapatan, seperti sewa, utilitas, penggajian, dan utilitas.

 

  • Fiscal Year

Fiscal year adalah periode yang ditentukan perusahaan dalam pencatatan akuntansi. Tanggal awal dan akhir tahun fiskal ditentukan oleh perusahaan Anda; beberapa bertepatan dengan tahun kalender, sementara yang lain bervariasi berdasarkan kapan seorang akuntan dapat menyiapkan laporan keuangan.

  • Kewajiban

Kewajiban adalah segala yang dimiliki perusahaan dalam jangka panjang atau pendek. Kewajiban dapat mencakup saldo kartu kredit, penggajian, pajak, atau pinjaman.

  •  Pendapatan

Pendapatan adalah jumlah total uang yang didapatkan bisnis selama periode yang telah ditentukan.

  • Margin Kotor

Margin kotor (atau pendapatan kotor ),merupakan total penjualan dikurangi COGS – angka inilah yang menunjukkan keberlanjutan bisnis.

Sekali lagi, istilah-istilah ini hanyalah pengantar akuntansi bisnis. Namun, beberapa istilah tersebut akan membantu Anda lebih memahami bagaimana melakukan akuntansi untuk bisnis.

Baca juga: Manfaat Menggunakan Kantor Jasa Akuntansi

Proses Akuntansi dalam Bisnis

  1. Buka rekening bank bisnis yang ditautkan dengan semua tempat penjualan.
  2. Perinci semua pengeluaran sesuai departemen.
  3. Patuhi semua pajak penghasilan, pekerjaan, dan cukai.
  4. Siapkan sistem penggajian.
  5. Identifikasi gateway pembayaran yang tepat untuk kebutuhan Anda.
  6. Pahami kewajiban pajak untuk jenis bisnis Anda.
  7. Tinjau dan evaluasi proses Anda secara teratur.
  8. Konsultasikan dengan profesional.

Akuntansi adalah ilmu disiplin yang kompleks. Namun jika Anda bukan seorang akuntan, Anda tidak perlu tahu segalanya tentang akuntansi – hanya praktik dan bagian yang berkaitan dengan operasional keuangan Anda, kewajiban hukum, dan keputusan bisnis.

Delapan langkah ini akan memperkenalkan Anda pada proses akuntansi (jika Anda belum terbiasa) dan mengatur Anda untuk meningkatkan skala bisnis Anda secara berkelanjutan.

  •  Buka Rekening Bank Bisnis

Memiliki rekening bank terpisah untuk pendapatan dan pengeluaran bisnis akan membuat akuntansi bisnis lebih mudah. Anda hanya akan memiliki satu akun untuk memantau pembukuan dan keperluan pajak, dan pendapatan dan pengeluaran pribadi Anda tidak akan terjerat dengan bisnis Anda. 

Cari bank yang memiliki cabang lokal serta perbankan online yang kuat. Juga, pastikan bank dapat berintegrasi dengan sistem point-of-sale (POS) Anda dan kebutuhan teknologi lainnya. Disarankan juga untuk membuka dua akun – satu rekening giro dan satu rekening tabungan.

 

  • Perinci Semua Pengeluaran

  • Biaya iklan dan pemasaran, seperti iklan media sosial berbayar, biaya hosting situs web, dan kartu nama.
  • Perjalanan bisnis, seperti tiket pesawat, hotel, dan mobil sewaan.
  • Pengeluaran kantor, seperti Wi-Fi, peralatan, dan ponsel.
  • Biaya terkait kendaraan, seperti jarak tempuh dan transportasi.
  • Makanan dan hiburan, seperti perjalanan ke kedai kopi, kafe dalam bertemu klien.

Jika Anda perlu memang melakukan pengeluaran seperti ini, disarankan agar menyimpan dokumen-dokumen berikut. 

  • Kwitansi (kertas dan digital)
  • Laporan bank dan kartu
  • Tagihan (untuk keperluan, telepon, internet, dll.)
  • Cek
  • Faktur dan dokumen yang menunjukkan bukti pembayaran
  • Laporan keuangan dari pembukuan atau aplikasi pembukuan
  • Surat Pemberitahuan Pajak dari tahun-tahun sebelumnya

Cara umum lainnya untuk mengelola pengeluaran bisnis adalah dengan memisahkan biaya operasional dengan biaya penjualan, umum, dan administrasi.

  • Patuhi Semua Pajak Penghasilan, Pekerjaan, dan Cukai

Sayangnya, pembukuan tidak selalu menyenangkan. Pembukuan adalah tugas yang berkelanjutan. Secara teknis, Anda harus melakukannya setiap hari, karena hal ini akan memengaruhi segala urusan perpajakan.

  • Mengatur Sistem Penggajian

Anda harus memahami dan mengelola sistem penggajian dengan baik. Penggajian memang bagian lain yang membosankan namun diperlukan dari akuntansi. Hal ini juga termasuk seperti hal sebelumnya yaitu pajak penghasilan karyawan.

  •  Identifikasi Gateway Pembayaran

Metode pengumpulan uang dalam bisnis sering disebut sebagai gateway pembayaran. Apakah bisnis menyediakan layanan lepas, mendirikan toko di pasar petani lokal, atau menjalankan bisnis e-commerce global, Anda memerlukan cara mudah (dan legal) untuk mendapat uang dari pelayanan bisnis. Misalnya platform seperti Shopify, BigCommerce, dan Woocommerce.

  • Memahami Kewajiban Pajak

Pahami kewajiban pajak bisnis Anda, menyimpan catatan yang akurat, dan menyisihkan pendapatan.

Membayar pajak sebagai bisnis sedikit lebih rumit daripada sebagai pribadi. Jumlah dan jenis pajak yang diajukan tergantung pada beberapa hal: struktur hukum bisnis, jumlah karyawan, dan pajak penjualan.

Bagian akuntansi ini – kewajiban dan penagihan pajak – sangat membosankan. Sangat disarankan untuk bekerja dengan seorang profesional untuk setidaknya memastikan bisnis Anda mengikuti prosedur dan hukum yang tepat.

  • Tinjau dan Evaluasi Metode

Mirip dengan proses dan strategi lain di seluruh bisni, Anda harus meninjau dan mengevaluasi metode akuntansi.

Disarankan untuk mengaudit proses Anda pada akhir setiap bulan, kuartal, dan tahunan. Dengan cara ini, bisnis dapat terhindar dari masalah yang terlalu besar.

  • Pertimbangkan Jasa Profesional

Sama pentingnya dengan memahami cara kerja akuntansi bisnis, Anda tidak harus melakukan semuanya sendiri. Disinilah jasa akuntansi profesional diperlukan. 

Jika anggaran bisnis memungkinkan, sangat disarankan untuk mempekerjakan seorang profesional untuk membantu akuntansi Anda. 

Siapa pun yang Anda pilih, pastikan untuk membaca banyak ulasan dan testimoni tentang akuntan potensial Anda. Tanyakan tentang pengalamannya dalam industri Anda, tarif, dan jasa, dan pastikan Anda merasa nyaman.

Pelajari Akuntansi agar Bisnis Tumbuh Lebih Baik

Akuntansi bagi sebagian pebisnis tampak seperti gunung yang menakutkan untuk didaki, tetapi percayalah, ini adalah perjalanan yang sepadan untuk Anda.

Akuntansi membantu Anda melihat seluruh gambaran perusahaan dan dapat memengaruhi keputusan bisnis dan keuangan yang penting.

Dari berlatih perhitungan hingga memahami kewajiban pajak perusahaan, menguasai disiplin akuntansi dapat membantu bisnis Anda tumbuh lebih baik.

admin


One comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Open chat
Need Help?
Hello!