Memahami Kompensasi dan Jenis-jenisnya di dalam Perusahaan

January 10, 2022by Admin dua0
WhatsApp-Image-2022-01-09-at-8.41.00-AM.jpeg

Kompensasi pada Perusahaan

Kompensasi merupakan segala sesuatu yang diperoleh, baik dalam bentuk materiil maupun non materiil. Imbalan ini menjadi hak seseorang terkait apa yang telah dilakukan atau dikorbankannya. Bila bicara mengenai dunia kerja, imbalan di sini umumnya berupa financial reward. Untuk lebih memahami mengenai jenis-jenis kompensasi, simak ulasan lengkapnya berikut ini. Pemberian kompensasi oleh perusahaan menjadi sebuah kewajiban yang diatur undang-undang ketenagakerjaan. Masing-masing perusahaan memiliki cara yang tidak sama dalam menerapkan sistem kompensasi bagi para karyawannya.   

Macam-macam jenis kompensasi

Ganjaran, imbalan, atau lebih umum dikenal dengan sebutan kompensasi, memiliki jenis yang bermacam-macam. Jenis-jenis kompensasi di antaranya:

  • Imbalan finansial secara langsung

Gaji atau upah merupakan contoh kompensasi yang diserahkan secara langsung. Selain gaji, ada juga tunjangan-tunjangan, dan insentif (berupa komisi, bonus, pembagian laba). Jenis imbalan finansial secara langsung termasuk yang dikenai pajak  PPh 21.

  • Imbalan finansial tidak langsung

Perusahaan juga biasanya memberikan imbalan finansial yang tidak dalam bentuk uang, tetapi dibayarkan oleh perusahaan. Fasilitas kantor, asuransi kesehatan, asuransi tenaga kerja, keanggotaan di klub kebugaran, program pensiun, merupakan beberapa contoh imbalan finansial secara tidak langsung.

  • Imbalan non finansial

Karyawan tidak hanya membutuhkan imbalan secara finansial tapi juga non finansial yang menunjang untuk dapat bekerja dengan baik dan produktif. Lingkungan kerja yang kondusif, program pelatihan yang meningkatkan kecakapan kerja, pengembangan karir, ketiganya termasuk imbalan non finansial.   

Dampak pemberian kompensasi

Kompensasi yang diberikan perusahaan pada karyawannya akan memberikan dampak tersendiri. Dampak baik yang dapat diperoleh perusahaan antara lain:

  1. Kemajuan bisnis yang meningkat karena didorong oleh para karyawan yang memiliki performa kerja sangat baik.
  2. Memperoleh loyalitas dari para karyawan.
  3. Citra perusahaan yang positif.
  4. Memacu karyawan untuk bekerja dengan lebih baik.
  5. Mempermudah aspek hukum dan proses administrasi perusahaan.

Baca Juga: 10 Tunjangan Karyawan yang Dapat Diberikan Selain Gaji Pokok

Faktor-faktor yang berpengaruh pada besarnya kompensasi

Terdapat sejumlah faktor yang mempengaruhi besar kecilnya kompensasi, yaitu kemampuan perusahaan, peraturan perundang-undangan yang berlaku, jenis pekerjaan, proporsi tanggung jawab yang mesti diemban, tingkat  biaya hidup, bagaimana kompensasi yang berlaku pada perusahaan lain, dan yang terakhir adalah peranan Serikat Buruh.

Ada tahapan-tahapan yang perlu dilakukan manajemen supaya dapat memberikan kompensasi yang proporsional, yakni:

  1. Memiliki informasi analisis pekerjaan yang akan menjadi patokan dalam mengevaluasi hasil pekerjaan karyawan.
  2. Melakukan evaluasi pada setiap pekerjaan yang dilakukan karyawan.
  3. Melakukan riset mengenai nilai harga setiap pekerjaan.

Baca Juga: Ini 5 Komponen Gaji Karyawan yang Perlu Anda Ketahui

 

Perusahaan sudah seharusnya memberikan kompensasi pada karyawannya sebagai wujud apresiasi atas kinerja yang telah ditunjukkan. Idealnya, semakin baik performa kerja maka ganjarannya pun semakin besar. Ganjaran yang proporsional akan meningkatkan motivasi kerja, sekaligus membantu mengurangi biaya perekrutan dengan mempertahankan karyawan berkualitas untuk waktu yang lebih lama.

Admin dua


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Send this to a friend