Tergoda Investasi Bitcoin? Ketahui 3 Risiko dan Keuntungannya

March 25, 2022by Admin dua0
WhatsApp-Image-2022-03-20-at-10.01.36-AM.jpeg

Investasi bitcoin telah menjelma menjadi primadona khususnya bagi generasi muda. Pasalnya, menurut laporan Forbes, pada tanggal 13 Maret 2021, harga Bitcoin mencapai titik tertinggi sepanjang masa di atas $60.000. Angka yang cukup menggiurkan, bukan? Tentu saja, di balik keuntungan yang menjanjikan pasti terdapat risiko yang perlu dipertimbangkan. Berikut adalah 3 risiko dan keuntungan yang perlu Anda ketahui sebelum terjun dalam dunia investasi ini.

 

Risiko Investasi Bitcoin

Bitcoin merupakan investasi yang memiliki konsep high risk high return. Maka dari itu, wajib bagi Anda untuk mengetahui risiko yang akan dihadapi ketika menggeluti bidang yang satu ini.

1. Fluktuasi harga yang tidak menentu 

Bank Indonesia (BI) menyatakan bahwa investasi kripto termasuk bitcoin memiliki berbagai risiko. Salah satunya adalah pasar yang muncul akibat volatilitas harga tanpa adanya transaksi underlying. 

Harga bitcoin bersifat fluktuatif dan tidak dapat diketahui dengan tepat kapan harga akan naik ataupun turun. Sehingga, perlu sekali mempelajari dan memahami bagaimana supply (penawaran) dan demand (permintaan) dalam transaksi bitcoin.

2. Terbukanya peluang kejahatan digital dan penipuan

Kurangnya literasi mengenai bitcoin di tengah masyarakat menjadi peluang oknum-oknum nakal untuk beraksi. Salah satu penipuan yang sering terjadi dalam investasi aset kripto ini adalah skema ponzi. OJK (Otoritas Jasa Keuangan) pun bertindak tegas dengan memberikan imbauan tentang dugaan skema ponzi sebagai upaya penipuan. 

Skema ponzi yang umum dilakukan adalah dengan menjanjikan pendapatan tetap dari berinvestasi, hingga pemberian bonus apabila mampu merekrut anggota baru untuk berpartisipasi. Selain bentuk penipuan, investasi kripto seperti bitcoin ini juga rentan dengan kejahatan digital berupa pencurian.

 

3. Regulasi Bitcoin di Indonesia

Pemerintah Indonesia telah melegalkan bitcoin, namun melarang mata uang digital tersebut untuk menjadi alat pembayaran. Hal ini merujuk pada UU No.7/2011 mengenai mata uang, yang berarti bitcoin bukanlah uang dan tidak bisa menggantikan rupiah. 

Bitcoin memiliki posisi sebagai komoditas yang legal untuk diperjual belikan di Indonesia. Hal ini sesuai dengan Peraturan No. 5 2019 oleh Bappebti (Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi) mengenai penyelenggaraan pasar aset kripto di bursa berjangka.

 

Keuntungan Investasi Bitcoin

Tentu saja, investasi dengan risiko yang tinggi akan memiliki keuntungan yang menjanjikan. Dilansir dari laman portal berita CNN, bahwa keuntungan utama dalam berinvestasi bitcoin ini ialah biaya dan proses transaksinya yang relatif murah, cepat, dan praktis karena berbasis mata uang digital.

Selain itu, seperti yang diketahui bahwa harga bitcoin memang fluktuatif. Namun, ini artinya ada kemungkinan besar bahwa harga bitcoin bisa melonjak naik dan memberikan potensi pengembalian (return) yang tinggi. Banyak investor yang percaya bahwa Bitcoin akan menjadi investasi jangka panjang. Karena mereka memprediksi kemungkinan harga Bitcoin akan mencapai $500.000 pada tahun 2025.

 

Ketentuan Pajak Bitcoin

Pemilik bitcoin yang memperoleh penghasilan dari investasi bitcoin yang dilakukannya, memiliki kewajiban untuk membayar pajak. Meskipun belum ada ketentuan khusus mengenai hal ini, namun karena investasi ini memiliki keuntungan, maka pemerintah tetap mengenakan pajak penghasilan (PPh) sesuai peraturan yang berlaku.

Namun, jika Anda masih bingung bagaimana proses pembayaran dan pelaporan pajak yang perlu dilakukan, Rusdiono Consulting siap menjadi solusi untuk mengatasi masalah Anda. Untuk informasi lebih lanjut, Anda bisa langsung menghubungi kami dengan klik DI SINI.

Admin dua


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Send this to a friend