Format-format Laporan Keuangan yang Wajib Diketahui - Rusdiono Consulting

November 11, 2019by admin0
6-1280x853.jpg

Sebagai bagian dari dokumentasi vital, setiap investor, pedagang, pebisnis, bahkan mahasiswa hingga profesional perlu mengetahui apa itu laporan keuangan. Pada dasarnya, laporan keuangan adalah sebuah gambaran akurat tentang kondisi keuangan suatu perusahaan pada periode tertentu.

Laporan ini disusun menggunakan data keuangan yang dikumpulkan oleh akuntan atau analis keuangan perusahaan. Data tersebut kemudian dilaporkan mengikuti prinsip-prinsip akuntansi yang ditentukan dan distandarisasi oleh hukum. Dengan demikian, laporan akan memiliki keselarasan di semua tingkatan perusahaan, memberikan transparansi, dan menjadi referensi penting bagi direksi atau  para petinggi di perusahaan.

Format Umum Laporan Keuangan

Jika Anda dihadapkan pada tugas menyiapkan laporan keuangan, berikut adalah format-format laporan keuangan yang wajib diketahui. Isi standar dari sebuah laporan keuangan biasanya mencakup:

  • Neraca, yaitu catatan keuangan yang menunjukkan aset, kewajiban, dan modal.

  • Laporan laba rugi atau laporan penghasilan yang memperlihatkan hasil operasi dan aktivitas keuangan untuk periode tertentu. Laporan ini termasuk pendapatan, pengeluaran, keuntungan, dan kerugian.

  • Laporan arus kas, yang menunjukkan perubahan arus kas selama periode pelaporan. Laporan ini juga menunjukkan seluruh transaksi tunai dan nontunai.

  • Pernyataan perubahan ekuitas, yang merinci pergerakan ekuitas/modal pemilik (owner) selama suatu periode.

Jika laporan keuangan akan dikeluarkan kepada pihak luar, seperti pemberi pinjaman atau investor, laporannya harus disusun sesuai dengan salah satu kerangka kerja akuntansi yang umum digunakan. Contohnya seperti framework GAAP (Generally Accepted Accounting Principle) atau IFRS (International Financial Reporting Standard). Di Indonesia sendiri, terdapat kerangka kerja akuntansi yang sering didengar yaitu Pernyataan Standar Akuntansi (PSAK). Kerangka kerja PSAK itu sendiri merupakan hasil adopsi dari IFRS.

Elemen Dasar Masing-Masing Laporan Keuangan 

Dari penjelasan di atas, Anda pada dasarnya sudah mendapatkan pondasi format-format laporan keuangan yang wajib diketahui. Neraca, misalnya, akan berpatok pada elemen dan rumus “Aset = Kewajiban + Modal.”  Dengan demikian, total aset akan selalu sama dengan total kewajiban ditambah modal.

Kemudian, laporan laba rugi berkiblat pada pendapatan dan pengeluaran, didampingi oleh komponen penting lainnya seperti beban pajak dan harga pokok produksi. Laporan ini pada umumnya bisa disajikan dalam dua struktur, yakni single step yang lebih sederhana dan multiple step yang lebih kompleks

Laporan arus kas yang nantinya menjadi informasi penting bagi para investor biasanya memuat informasi-informasi penting seperti:

  • Arus Kas Aktivitas Operasi (terdiri dari uang yang dihasilkan dari operasi inti bisnis).

  • Arus Kas Aktivitas Investasi (terkait dengan investasi di perusahaan seperti pembelian properti, pabrik, dan peralatan atau jenis investasi lainnya).

  • Arus Kas Aktivitas Pendanaan (termasuk peningkatan utang atau ekuitas, pembayaran pinjaman, pembelian kembali saham, dan kegiatan lainnya yang berpengaruh pada penambahan modal perusahaan).

Adapun perubahan modal mengikuti pergerakan beberapa komponen berikut ini:

  • Pembayaran dividen

  • Laba atau rugi bersih yang dilaporkan dalam laporan penghasilan

  • Modal saham yang dikeluarkan atau dibayar kembali

  • Pergantian kebijakan atau koreksi atas kesalahan akuntansi

Pada dasarnya, keempat komponen tersebut merupakan bagian dari format-format laporan keuangan yang wajib diketahui dan paling umum digunakan. Dengan memahaminya, Anda tidak akan kesulitan dalam mencari informasi yang diperlukan untuk menyajikan laporan keuangan nantinya.

admin


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Open chat
Need Help?
Hello!