Brevet Pajak: Pengertian, Tingkatan Materi, dan Manfaat

September 27, 2021by Admin dua0
WhatsApp-Image-2021-09-25-at-2.27.53-PM.jpeg

Sedang kuliah dengan jurusan ekonomi, ingin merintis karir di bidang keuangan atau perpajakan? Mengikuti kursus brevet pajak dapat menjadi pilihan tepat. Namun, apa itu brevet pajak? Apa saja materi dan manfaat yang didapat dengan mengambil kursus brevet pajak? Simak ulasannya di artikel berikut ini.

Pengertian Brevet Pajak

Brevet pajak adalah suatu pelatihan atau kursus di bidang pajak yang mempunyai jenis tingkatan yang bervariasi, tentu setiap tingkatan memiliki materi yang berbeda pula. Brevet pajak dapat dilakukan menggunakan software perpajakan maupun tidak.

Walaupun termasuk dalam kegiatan kursus atau pelatihan, brevet pajak bukanlah kursus sembarang. Kenapa demikian? Sertifikat yang didapat dapat menjadi nilai tambah bagi seseorang yang mendalami dunia perpajakan, bahkan sertifikat brevet umumnya menjadi tolak ukur pemahaman seseorang terhadap masalah pajak.

Biaya yang diperlukan untuk mendaftar program brevet pajak sekitar Rp2 Juta hingga Rp6 juta sesuai dengan tingkatan brevet pajak yang diambil. Oleh karena itu, sebelum mengambil kursus brevet pajak, Anda disarankan bertanya terlebih dahulu kepada penyelenggara mengenai materi dan manfaat yang didapat agar sesuai dengan ekspektasi. 

Jenis dan Tingkatan Brevet Pajak

Seperti yang sudah disinggung sebelumnya, brevet pajak terdiri atas tingkatan yang berbeda yaitu Brevet A, Brevet B, dan Brevet C. Berikut lebih jelasnya.

 

 

  • Brevet Tingkat A

 

Brevet A adalah tingkatan kursus atau pelatihan dengan materi mulai dari pembahasan dasar sampai ketentuan pajak. Ketentuan pajak tersebut diajarkan mulai dari pajak penghasilan orang pribadi. 

Lebih lengkapnya, brevet dengan tingkat ini mencakup:

  • Ketentuan umum mengenai tata cara perpajakan (KUP)
  • Pajak Bumi dan Bangunan (PBB)
  • Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB)
  • Bea Materai
  • PPh Orang Pribadi (PPh Pasal 21)

Baca Juga: Kenali 8 Jenis Pajak Penghasilan di Indonesia

 

 

  • Brevet Tingkat B

 

Brevet B adalah jenis atau tingkatan pelatihan dengan materi pembahasan dasar hingga menengah. Materi mulai dengan ketentuan perpajakan Badan atau perusahaan. 

Lebih lengkapnya, materi yang diberikan di tingkat ini mencakup:

  • Pemotongan dan Pemungutan (PPh Pot-Put)
  • Pemeriksaan serta penyidikan pajak
  • Pengisian SPT (Surat Pemberitahuan Tahunan) PPN maupun PPh elektronik
  • Pajak Penghasilan Pasal 21, Pasal 15, Pasal 23, Pasal 26, Pasal 4 Ayat (2), dan lain-lain
  • Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dan 1107 PUT.
  • Akuntansi Pajak
  • Pajak Penghasilan (PPh) Badan
  • Pajak Penjualan Barang Mewah (PPnBM)

 

 

  • Brevet Tingkat C

 

Brevet C adalah jenis atau tingkatan pelatihan dengan materi yang pembahasan menengah hingga lanjutan, serta membahas Perpajakan Internasional.

Materi yang diajarkan seperti:

  • PPh Orang Pribadi dan Badan
  • Pajak Internasional
  • Pajak Internasional Bank
  • Akuntansi Pajak
  • Tax Planning

Baca Juga: Tax Planning, Solusi Jitu Perusahaan Menghemat Perpajakan

Perbedaan Brevet AB dan Brevet C

Demi menciptakan efisiensi dari materi pembahasan, brevet A dan B digabung menjadi Brevet AB. Dengan begitu, peserta pelatihan kini hanya memilih dua program saja, yakni Brevet AB atau Brevet C.

Peserta dapat memilih untuk mulai brevet mana saja yang ingin diambil, dengan tetap memperhatikan syarat dan ketentuan yang diberlakukan. Brevet C memiliki ketentuan yaitu peserta telah memiliki ilmu perpajakan yang didapat dari pendidikan sekolah atau universitas. Jika belum, harus mengambil Brevet AB terlebih dahulu.

Hal yang perlu diperhatikan lebih lanjut, Brevet AB dan Brevet C mempunyai perbedaan pada bahasa pengantar yang digunakan dalam kursus. Brevet AB memakai bahasa Indonesia sebagai bahasa pengantar materi, sedangkan Brevet C memakai bahasa inggris sebagai bahasa pengantar materi.

 

Manfaat Brevet Pajak

Terdapat banyak sekali manfaat brevet pajak yang dapat Anda rasakan dengan mengikuti brevet pajak, terlebih jika Anda mendalami dunia perpajakan. Berikut adalah sebagian manfaat pada umumnya dari brevet pajak.

  • Mendapat pemahaman lebih dalam mengenai ilmu pajak.
  • Persiapan untuk Ujian Sertifikasi Konsultan Pajak (USKP).
  • Membantu peserta memahami pembuatan laporan, perhitungan pajak, perencanaan pajak untuk diri sendiri sebab diberi pelatihan teknis.
  • Mengantarkan seseorang yang ingin menjadi konsultan pajak profesional.
  • Menambah value jika Anda melamar kerja di bidang pajak.
  • Bagi karyawan, pemahaman yang dimiliki dapat digunakan untuk menunjang karir. Pun membantu untuk mengontrol kinerja tim dalam pengelolaan pajak dan keuangan perusahaan. 

Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa brevet pajak merupakan kegiatan kursus atau pelatihan tentang ilmu pajak. Mulai dari tingkat dasar, menengah, dan lanjutan. Brevet pajak sangat bermanfaat bagi siapapun yang menggeluti dunia perpajakan. Baik itu mahasiswa, karyawan, maupun penggiat pajak.

Sekian penjelasan mengenai brevet pajak. Ingin mendapat informasi lain seputar perpajakan? Sila lihat artikel RDN Consulting lainnya. Selain berkomitmen untuk menyediakan informasi pajak dan keuangan, RDN Consulting juga siap membantu Anda mengurus perpajakan pribadi maupun badan dengan konsultan ahli dan terpercaya. Hubungi kami sekarang juga.

Admin dua


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Send this to a friend