Cara Menjaga Kesehatan Bagi Konsultan Pajak Awal Tahun

January 19, 2020by admin0
8.-Menjaga-Kesehatan-Saat-Lembur.jpg

dr. Steven Johanes Adrian

Awal tahun, sekitar bulan Januari hingga April, merupakan bulan dimana Konsultan Pajak mulai memasuki masa sibuknya. Terkadang Konsultan Pajak diminta lembur untuk menyelesaikan penugasan dari kliennya sehingga dapat terselesaikan tepat waktu. Hal ini tentunya untuk memenuhi kebutuhan pelaporan tahunan yang wajib untuk diselesaikan sebelum tanggal 31 Maret untuk Wajib Pajak Orang Pribadi dan tanggal 30 April untuk Wajib Pajak Badan.

Lembur tidak hanya memberikan dampak pada fisik, namun juga pada mental. Pekerja yang sering lembur cenderung mengalami peningkatan konsumsi rokok, alkohol, dan makanan berlemak, disertai dengan aktivitas fisik yang rendah dan konsumsi sayur dan buah yang menurun. Penyakit-penyakit seperti darah tinggi, penyakit jantung, diabetes, dan depresi juga dapat kita alami. Meskipun demikian, terkadang lembur merupakan suatu hal yang tidak bisa kita hindari, tetapi kesehatan tetap menjadi yang terpenting. Berikut adalah tips-tips menjaga kesehatan untuk kamu saat lembur.

  1. Menghindari emotional eating

Stres akibat lembur dapat menyebabkan emotional eating, yaitu menggunakan makanan untuk membantu mengatasi stres. Misalnya, setelah kamu pulang kerja, kamu pergi ke mall membeli bubble tea, kue, dan makan all you can eat. Pola makan seperti ini malah membuatmu semakin tidak sehat. Terdapat beberapa cara mengatasinya, misalnya kamu dapat mencatat riwayat makananmu. Kamu juga dapat menyiapkan makananmu sebelum bekerja, sehingga tidak membeli makanan di luar.

  1. Menyiapkan makanan sehat sebelum bekerja

Seringkali saat bekerja kita merasakan lapar. Daripada kamu mencari makanan-makanan di restoran atau mall, lebih baik membawa sendiri makanan. Makanan-makanan yang harus dihindari adalah makanan bergaram dan minuman manis. Sebaiknya kamu menyiapkan makanan sehat seperti kacang-kacangan, buah segar, salad, dan yogurt. Air putih juga lebih baik dibandingkan minuman manis, jadi sebaiknya bawalah botol minum sendiri.

  1. Beristirahat sejenak

Beristirahat sejenak dari pekerjaan sangat penting untuk menjaga motivasi dan fokus saat bekerja, dan juga menurunkan kelelahan pada mata. Misalnya, kamu dapat bekerja selama 90 menit dengan periode istirahat di antaranya. Teknik lainnya adalah dengan metode Pomodoro, di mana kamu bekerja 25 menit lalu beristirahat 3-5 menit. Setelah empat kali, beristirahatlah lebih lama (15-30 menit). Cara ini lebih efektif daripada bekerja sepanjang hari. Saat beristirahat, kamu bisa berjalan di sekitar tempat kerja, minum air atau makan snack yang kamu bawa, dan mengobrol dengan rekan kerja.

  1. Membayar hutang tidur

Jika kamu lembur, maka kamu akan kehilangan waktu tidurmu. Orang dewasa disarankan tidur 7-9 jam setiap harinya, namun banyak yang tidak mencapai target tersebut. Semakin besar hutang tidur kita, risiko kesehatan semakin bertambah seperti obesitas, diabetes, penyakit jantung, stroke, dan pikun. Pada hutang tidur jangka pendek, misalnya tidak tidur 10 jam selama seminggu, tambahkan 3-4 jam waktu tidur saat weekend, dan 1-2 jam per malam di minggu berikutnya sampai hutang terbayar. Bila hutang tidur sudah bertahun-tahun, rencanakan liburanmu. Saat liburan, matikan alarm dan tidurlah setiap malam sampai kamu terbangun secara alami.

  1. Batasi konsumsi kafein

Bekerja lembur tentunya tidak lepas dari konsumsi kopi atau minuman bernergi yang mengandung kafein. Konsumsi kafein secukupnya memiliki manfaat kesehatan, namun konsumsi berlebihan dapat menyebabkan masalah. Kafein dapat meningkatkan kecemasan, insomnia, gangguan pencernaan, adiksi, tekanan darah tinggi, jantung berdebar, dan kelelahan (setelah efek kafein habis). Pada orang dewasa, jumlah kafein yang direkomendasikan adalah 400 mg/hari, yaitu sekitar 4-5 gelas kopi 230 ml, tapi jumlah ini dapat berbeda-beda pada setiap orang. Bila kamu rutin mengkonsumsi kopi, sebaiknya penurunan konsumsi kafein dilakukan perlahan-lahan. Selain itu, gula atau krimer di dalamnya juga harus dikurangi.

  1. Olahraga

Berolahraga dapat mengurangi stres. Bila kamu sudah bekerja lebih dari 60 jam per minggu, selain mengurangi stres, olahraga juga dapat menjaga tubuh tetap sehat. Kamu bisa melakukan olahraga setelah pulang kerja atau pada akhir minggu. Contoh olahraga yang dapat kamu lakukan adalah berjalan, jogging, naik sepeda, berdansa, berenang, dan yoga. Bila kamu tidak memiliki waktu bebas untuk melakukan olahraga, usahakan mengisi waktu istirahat dengan olahraga singkat, berjalan, atau menaiki tangga saat kerja. Kamu juga dapat pergi ke tempat kerja menggunakan transportasi publik, berjalan kaki, atau sepeda.

  1. Berlatih Mindfulness

Mindfulness merupakan salah satu teknik meditasi yang memfokuskan pikiran pada sensasi fisik, perasaan, dan emosi saat ini. Mindfulness dapat menurunkan stres, depresi, kegelisahan, memperbaiki kualitas tidur, dan meningkatkan fokus bekerja. Meditasi mindfulness dapat dilakukan mulai dari 2 sampai 30 menit, dengan cara duduk tegak di kursi, menutup mata, dan menarik napas panjang di tempat yang tenang, setiap beberapa jam periode kerja. Banyak juga aplikasi di smartphone yang dapat membantu kamu berlatih meditasi mindfulness.

Beberapa hal diatas merupakan cara Konsultan Pajak yang sering lembur untuk menjaga kesehatannya ketika memasuki masa sibuknya. Konsultan Pajak juga perlu memperhatikan kesehatannya ditengah kesibukan pekerjaan yang banyak.

 

admin


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Open chat
Need Help?
Hello!
Powered by